Laser atau Peeling? Membaca Perbedaannya Sebelum Memutuskan

Dua tindakan yang sering dibandingkan, padahal menyelesaikan masalah yang berbeda.

Tim BeyoutifulJune 13, 20267 min read

Laser atau Peeling? Membaca Perbedaannya Sebelum Memutuskan

Pertanyaan ini datang hampir setiap hari, dan biasanya dalam bentuk "mana yang lebih bagus". Jawaban jujurnya: keduanya menyelesaikan masalah yang berbeda, jadi pertanyaannya bukan mana yang lebih bagus melainkan mana yang sesuai dengan keluhan Anda.

Cara kerjanya berbeda

Chemical peeling memakai larutan asam untuk mengangkat lapisan kulit paling luar secara terkendali. Kulit baru yang tumbuh menggantikannya biasanya lebih rata warnanya dan lebih halus teksturnya.

Laser bekerja dengan energi cahaya yang diserap target tertentu - pigmen, pembuluh darah, atau air di dalam jaringan. Karena targetnya bisa dipilih, laser bisa menjangkau lapisan yang lebih dalam tanpa mengangkat seluruh permukaan.

Untuk keluhan apa

Peeling umumnya pilihan pertama untuk kulit kusam, tekstur tidak rata, komedo, dan flek dangkal. Laser lebih tepat untuk flek yang dalam, bekas jerawat berbentuk cekungan, pembuluh darah yang terlihat, dan pengencangan.

Waktu pemulihan

Ini yang paling sering menentukan pilihan pasien, dan wajar. Peeling ringan hampir tidak ada waktu istirahat - kulit mungkin mengelupas halus selama dua sampai tiga hari. Peeling sedang butuh sekitar seminggu.

Laser sangat bervariasi. Ada yang bisa langsung beraktivitas, ada yang butuh lima sampai tujuh hari sampai kemerahan mereda. Kalau Anda punya acara penting dalam dua minggu, sampaikan sejak awal konsultasi.

Berapa kali

Keduanya jarang selesai sekali. Peeling umumnya butuh empat sampai enam sesi berjarak dua minggu. Laser tergantung jenis dan target, biasanya tiga sampai lima sesi berjarak empat minggu.

Kalau ada yang menjanjikan hasil tuntas dalam satu kali tindakan untuk keluhan yang sudah bertahun-tahun, itu pertanda untuk bertanya lebih banyak.

Yang menentukan bukan tindakannya

Jenis kulit, riwayat paparan matahari, obat yang sedang dikonsumsi, dan kecenderungan kulit menghitam setelah peradangan - semuanya ikut menentukan. Kulit yang mudah menghitam setelah iritasi butuh pendekatan yang lebih hati-hati, apa pun tindakannya.

Karena itu pemeriksaan langsung tetap perlu. Artikel ini membantu Anda datang dengan pertanyaan yang lebih tajam, bukan menggantikan pemeriksaan.

laserpeelingedukasi

Keep reading

More from the Journal

Begin your journey

Every story starts with a conversation

Bring your questions. We'll listen first, then design a plan that looks like you, not a template.

Book a consultation